Senin, 01 Oktober 2012


SUASANA DIA ATAS KAPAL PELNI

kapal_ciremai
KAPAL CIREMAI PHOTO DI AMBIL DI SAMPING SEKOCI KAPAL PELNI (PAS LAGI NGAK ADA YANG JAGA.heheh)
kapal_cirimai2
Sama tapi ini pas waktu menjelang pagi (biasa lagi mau hunitng gambar bagus tapi sayang cuma dapat ini aja)

Kapan Bayi Kita Mulai Berbicara ?

Pedoman Praktis Melatih Bayi dan Anak Berbicara
Perkembangan berbicara bayi dan anak
  • Sekitar umur 7 – 8 bulan bayi mulai bisa bersuara satu suku kata,
    misalnya: ma atau pa atau ta, atau da
  • Sekitar umur 8 – 10 bulan bisa bersuara bersambung, misalnya :
    ma-ma-ma-ma, pa-pa-pa-pa, da-da-da-da-, ta-ta-ta-ta
  • Sekitar umur 11 – 13 bulan mulai bisa memanggil : mama !, papa !
  • Sekitar umur 13 – 15 bulan mulai bisa mengucapkan 1 kata, misal :
    mimik, minum, pipis
  • Sekitar umur 15 – 17 bulan mulai bisa mengucapkan 2 kata
  • Sekirtar umur 16 – 18 bulan mulai bisa mengucapkan 3 kata
  • Sekitar umur 19 – 22 bulan mulai bisa mengucapkan 6 kata
  • Sekitar umur 23 – 26 bulan mulai bisa menggabungkan beberapa kata
    : mimik cucu
  • Sekitar umur 24 – 28 bulan mulai bisa menyebutkan nama benda,
    gambar
  • Sekitar umur 26 – 35 bulan, bicaranya 50 % dapat dimengerti orang
    lain
(Sumber : Denver II, Frankenburg WK dkk, 1990)
Supaya tidak terlambat berbicara, latihlah sejak bayi
Bayi sejak lahir sudah bisa mendengar dan mengerti suara manusia, terutama
suara ibunya. Walaupun bayi belum bisa menjawab dengan kata-kata tetapi
bayi bisa menyatakan perasaannya dengan : senyuman, gerakan bibir,
bersuara, berteriak, menggerakkan tangan kaki, kepala atau dengan
menangis.
Dengan latihan setiap hari sejak bayi, lama kelamaan bayi dan anak dapat
menjawab dengan kata-kata dan kalimat. Latihan ini sekaligus merangsang
perkembangan emosi, sosial, dan perkembangan kecerdasannya.
Supaya bayi atau anak anda tidak terlambat berbicara, lakukan metode ini
setiap hari, ketika anda berada tidak jauh dari bayi anda.
Melatih Bayi dan Anak Berbicara
I. Berbicaralah kepada bayi /
anak sebanyak mungkin dan sesering mungkin,
dengan penuh kasih sayang, walaupun ia belum bisa menjawab
Bertanya pada bayi / anak.. Contoh : Adik haus, ya ? Gardi lapar, ya ?.
Elta mau susu, lagi ? Ini gambar apa ? Ini boneka apa ? Ini warnanya apa ?
Ini namanya siapa ?
Komentar terhadap perasaan bayi / anak . Contoh : Kasihan, adik rewel
kepanasan, ya ?. Nah sekarang dikipasin ya ? Ooo, kasihan, adik rewel
gatal digigit nyamuk, ya ? Jatuh ya ? Sakit , ya ? Sini di obatin !
Menyatakan perasaan ibu / ayah . Contoh : Aduh, mama kangen banget deh
sama adik. Tadi mama di kantor ingat terus sama adik. Mmmh , mama sayang
deh sama adik.
Komentar keadaan bayi / anak.. Contoh : Aduh pipi Ade tembem ! Wow, Rama
matanya besar banget ! Wah, kepala Gardi botak ! Ai, ai, Elta buang air
besar lagi !
Komentar perilaku bayi / anak Contoh : Wah, Rini sudah bisa duduk! Eeee,
Tono sudah bisa berdiri ? Ai, ai, Ari sudah bisa duduk ! Wah, adik sudah
bisa jalan !
Bercerita tentang benda-benda di sekitar bayi / anak : Contoh : Lihat
nih. Ini namanya bantal. Warnanya merah muda, ada gambar Winnie the Pooh.
Adik tahu nggak Winni the Pooh ? belum tahu ? Winni The Pooh itu beruang
yang lucu dan cerdik. Nanti kalau sudah gede pasti tahu deh. Yang ini
namanya boneka Teletubies. Warnanya merah. Yang ini warnanya hijau, yang
itu ungu. Nih, coba di peluk.
Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan pada bayi / anak
Contoh : Adik dimandiin dulu, ya ? Pakai air hangat, pakai sabun, biar
bersih, biar kumannya hilang, biar kulitnya bagus sepeti bintang film.
Sekarang dihandukin biar kering, tidak kedinginan. Sudaaaaah selesai.
Sekarang pakai pampers, pakai baju, dibedakin dulu, biar kulitnya halus,
wangi.. Nah, selesai. Enak, kan ? Asyik, kan ? Habis ini minum ASI terus
tidur, ya ? Mama mau masak, ya ?
Bercerita tentang kegiatan yang sedang dilakukan ibu : Contoh : Mama
sekarang mau bikin susu buat adik sebentar , ya ? Nih, susunyal 3 takar ,
ditambah air 90 cc, terus dikocok-kocok. Kepanasan nggak ? Enggak kok.
Nah, siap deh.
II. Dengarkan suara bayi / anak, berikan jawaban atau pujian
Ketika bayi / anak bersuara atau berbicara (walaupun tidak jelas), segera
kita menoleh dan memandang ke arah bayi dan mendengarkan suara bayi / anak
seolah-olah kita mengerti maksudnya.
Pandang matanya, tirukan suaranya, berikan jawaban atau pujian,
seolah-olah bayi mengerti jawaban kita. Contoh : Ta-ta-ta-ta ? Ma-ma-ma-ma
? Kenapa, sayang ? Minta susu ? Mau poop ?
III. Bermain sambil berbicara
Ciluk – ba. Ibu mengucapkan ciluuuuuukk (muka ditutup bantal) beberapa
detik kemudian bantal ditarik kesamping sambil ibu mengucapkan : baaaaaa
!!.
Kapal terbang. Nih ada kapal terbang sedang terbang. Ngngngngngng. Ada
musuh, kapal terbangnya menembak musuh … dor .. dor .. dor. Kapal
terbangnya turun ke muka bayi terus keperutnya.
Boneka, dimainkan seolah-olah ia berbicara kepada bayi / anak
Menyebutkan nama mainan, nama makanan, anggota badan (tangan, kaki,
jari-jari, mulut, mata, telinga, hidung dll.)
IV. Bernyanyi sambil bermain.
Pok-ambai-ambai, belalang kupu-kupu, tepok biar ramai, pagi-pagi minum
…. cucu. Cecak-cecak didinding, diam-diam merayap, datang seekor lalat,
…..hap ! lalu ditangkap. Dua mata saya, hidung saya satu, (sambil
menunjuk ke mata, hidung dst.)
Putarkan kaset lagu anak-anak, ikut bernyanyi, sambil tepuk tangan, goyang
kepala dll.
V. Membacakan cerita sambil menunjukkan gambar-gambar
Bacakan cerita singkat dari buku cerita anak yang bergambar. Tunjukkan
gambar tokoh-tokoh yang ada dalam cerita (binatang, benda-benda, manusia).
Tanyakan kembali apa nama benda tersebut, apa gunanya, siapa nama
tokohTunjukkan gambar-gambar di dalam majalah.
VI. Menonton TV bersama anak sambil menyebutkan nama-nama benda, tokoh
atau kejadian yang terlihat di TV
Itu mobil, yang itu kapal, itu sepeda. Itu kucing, di sebelahnya ada tikus
dan anjing. Kucing melompat, tikus lari, anjing duduk.
VII. Banyak berbicara sepanjang jalan ketika bepergian (ke pertokoan,
rumah keluarga dll) t tunjuklah benda-benda atau kejadian sambil
menyebutkan dengan kata-kata berulang-ulang. Itu layang-layang sedang
terbang, itu kakak sedang menyeberang jalan, itu burung sedang terbang,
itu pohon ada bunganya, itu boneka pakai kacamata dll.
VIII. Bermain dengan anak lain yang lebih jelas dan lancar berbicaranya
Ajak bermain dengan anak lain (kakak, tetangga, sepupu) yang sudah lebih
jelas berbicaranya, bermain bersama menggunakan boneka, kubus, balok,
puzzle, Lego, gambar-gambar, buku bergambar dll.
PERHATIAN
·       Jangan memaksa anak berbicara.
·       Kalau bayi / anak bersuara (walaupun tidak jelas) berikan
jawaban, seolah-olah kita mengerti ucapannya
·       Pujilah segera kalau dia berbicara benar.
·       Jangan menyalahkan anak kalau ia salah mengucapkannya
·       Kalau anak sudah bosan sebaiknya beralih ke kegiatan lain
Latihan – latihan ini selain merangsang berbicara sekaligus merangsang
perkembangan emosi, sosial, dan perkembangan kognitif ( kecerdasan).
Sumber kepustakaan
Brooks JB ). Parenting Child With Special Needs. The Process of Parenting
3rd ed. 15 : 482-489. Mayfiel Publ. Coy., London (1991)
Coplan J. Language Delays. Dalam Parker, Zuckerman. Behavioral and
Developmental Pediatrics. Litle Brown, Lomdon (1995)
Martin CA, Colbert KK.. Parenting Children With Special Needs. Parenting A
Life Span perspective 11 : 270 – 272. McGraw-Hill, NewYork (1997)

CERITA TUJUH NEGERI (Basudara Gandong)

Di negeri Seti (Seram Barat) ada seorang Kapitan jang dikenal dengan gelar Solemata.
Ia mempunjai 7 orang anak :6 orang laki2 dan 1 orang perempuan.
Pada satu saat 3 orang anaknja berangkat mentjari tempat tinggal mereka jang baru, mereka bertiga memilih 3 buah negeri di pulau Ambon, jaitu: Tial, Tulehu dan Asilulu. Tak lama kemudian ke empat saudara jang lain itu ,memutuskan untuk berpindah dari negeri mereka ke tempat jang lain djuga. dari Seti mereka turun ke DIHIL, kemudian ke KUALA air Kaba. dari sana mereka menruskan perdjalanan ke Laimu. Mereka belum lagi merasa puas ,mereka masih ingin berpindah lebih jauh lagi mengarungi laut Lopas.
Oleh sebab itu mereka menjuruh saudara perempuan mereka jang bongso untuk tinggal sadja di Laimu.Setelah perdjandjian dibuat ,ketiga orang itu berangkat meninggalkan adik mereka dengan menumpang perahu kora2.
Dalam perdjalanan mereka terpaksa berpisah lagi, jaitu saudara laki2 jang bongso singgah di Sila (Nusalaut). kini hanja tinggal dua orang sadja.Mereka menruskan perdjalanan dan singgah sebentar di labuan Soino(Tounusa).Diwaktu mereka membuka perbakalan mereka untuk makan ,ternjata tinggal hanja 2 bungkus papeda,oleh sebab itu mereka memutuskan untuk tinggal di situ ,karena sudah tak ada perbakalan untuk melandjutkan perdjalanan selandjutnja.
Mereka diterima baik oleh radja ,dan anak buahnja di gunung,tetapi mereka tidak tinggal bersama2 di gunung .Untuk menegang nasib mereka ,tempat jang mereka diami itu diberi nama PAPEO atau PAPERU,jang artinja :PAPEDA..
Sedjak nama itu diberikan hingga kini Negeri kami biasa disebut Paperu, nantinja pada waktu diadakan Upatjara Adat Negeri barulah dipergunakan nama jang pertama diberikan ,jaitu : TOUNUSA.
kedua oran Kaka Beradik itu tidak tinggal bersama.Saudara jang sulung(Maelissa) tinggal di negeri dan jang lain memilih daerah sekitar Totu sampai Tiouw sekarang.tetapi berhubung keadaan tanahnja kurang baik, maka ia pindah ke HULALIU.
sampai disni dolo,
Trims Buat Gandong
Mr. Jacob Sahureka di Nederland
atas kiriman naskahnya sehingga bisa diterbitkan
ini Pesan Mr. J Sahureka buat basudara samua
satu : jang beta harap dari katong samua jaitu djangan lupa bahasa katong :
Tahu bahasa tahu bangsa(sedjarah), tahu bangsa tahu bahasa (sedjarah)
sekian sampai djumpa di lain waktu ,dimana tertulis di Namifroelietasa
amato!

Desa laimu Kec. Tehoru Kab Maluku Tengah (update : Laimu Kecamatan Telutih)

Desa Laimu  merupakan desa di kecamatan tehoru kabupaten Maluku Tengah, Desa ini pernah mendapat penghargaan dari pemerintah tahun 1982 karena desana paling teratur tata letaknya. Desa ini mempunyai 5000 Kepala Keluarga
Suku Asli: ALifuru + Pendatang.
Bahasa: Teluti (Poling hingga Haya)
Penduduk: 900KK (5000 jiwa)
Pemeritnahan: Adat (Raja dan Saneri Negeri + Sowa)
Mata Pencaharian : {Petani, Nelayan,
Sarana Pendidikan: SMA Negeri 3 Tehoru, MTs Al-Hilal, SMP, SDN, SD Inpres
Marga: Yapono, Wakano, Toyo, Hayoto, Mualo, Kumkelo, Soa, Wattimena, Wattimuri, Kohonusa, Lamasano, Tamamala, Welemuli, Walalohun, Souhoka, Marasabesi, Al-Maskati, dll.
Desa ini juga mempunyai sebuha Dusun yaitu Dusun Ampera, yang menurut cerita Dusun ini dibangun pada pemeritnahan Bapak Raja Bakri Yapono pada tahun 1974. Pemilik Dusun terbesar di sini adalah Marga Yapono, yaitu: Haji Yahya Yapono, Haji Siamaru Yapono dan Haji Abada Yapono. Kata Bapak Raja Bakri (Bakere), jika tiga orang ini telah setuju lahannya dibongkar untuk dibuatkan Dusun, maka yang lainnya akan setuju. Ketiga orang itu ketika itu kurang setuju, akan tetapi Raja Bakri menyatakan jika mereka tidak setuju maka mereka akan dipanggil ke Tehoru (ibukota kecamatan Teluti) untuk berhadapan dengan Camat (atau AW) ketika itu. Maka daripada berhadapan dengan AW yang bisa-bisa mereka dibui (dipenjara) lebih baik mengizinkan Bapak Bakri untuk mulai membangun dusun ini. Penulis ketika itu masih di kelas 4 SD, maka menyaksikan pembongkaran dusun-dusun tersbut. Kami kanak-kanak ketika itu berebut kelapa muda yang berjatuhan bersama pohon-pohon kelapa yang rubuh/tumbang karena ditebang oleh rakyat

Arti Marga atau Fam Bagi Masyarakat Maluku

Marga atau fam merupakan suatu istilah keluarga atau perkumpulan basudara anak cucu, dari satu nenek moyang, yang biasanya di sebut atau diletakkan di akhir suatu nama, sebagai contoh nama saya Husain marga saya Yapono maka akan di tulis di secara resmi adalah “Husain Yapono”, pemberian nama marga biasanya diberikan kepada anak di daerah Maluku khususnya bagi mereka yang telah mendiami Maluku beberapa lama, dalam bahasa lain mereka yang bukan pendatang dari luar Maluku, walaupun pemberian marga bukan hanya di Maluku saja, tetapi di daerah lain pun ada, seperti di Daerah Medan yang juga mempunyai marga yang banyak, dan mungkin istilahnya berbeda atau pemberian kepada anak tidak menurut bapak. Nama marga akan di berikan kepada seorang anak berdasarkan marga bapaknya, dan ini sudah menjadi kesepakatan sejak dulu, walaupun tidak secara tertulis tapi kedua pasangan atau keluarga secara langsung sudah menyetujuinya sejak dilakukan pernikahan diantara kedua keluarga atau suami dan istri, bagi orang Maluku asli pemberian marga merupakan suatu adat istiadat yang tidak bias ditinggalkan begitu saja, dan ini ternyata membawa dampak yang baik sekali terhadap terjadinya interaksi social diantara masyarakat malaku. Dengan mengetahui suatu marga tertentu sebagai orang Maluku akan mengetahui secara pasti bahwa dia orang Maluku, bahkan daerah atau agama yang di anut dari kebanyakan marga tersebut dapat di kenal , begitulah keunikan sebuah marga bagi masyarakat Maluku. Pemberian marga bagi anak adakalahnya mengikuti ibunya tapi ini hanya di sebagian daerah di Maluku, inipun amat jarang terjadi. Biasanya ini dilakukan karena ada pertimbangan khusus dari kedua keluarga dari suami atau istri.

KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) PAHLAWAN PEMILU

Hari senin malam sekitar jam 10 WIB tepat tanggal 20 April 2009, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berniat menghentikan perhitungan elektronik di pusat tabulasi nasional hotel Borobudur Jakarta, untuk menghemat anggaran karena sudah over dari anggaran yang disediakan yaitu 5 milliar rupiah dan akan dipindahkan ke kantor KPU dan akan dihitung secara manual. walaupun suara pemilu seluruh Indonesia semuanya belum terinput secara nasional yaitu sekitar 100 juta lebih, yang sampai hari senin suara yang masuk di pusat tabulasi nasional sudah 7 % atau sebanyak 13.101.750 suara, kalau dirata-ratakan perharinya terinput sekitar 1 juta suara, ini berarti kalau dimasukan semua akan memakan waktu 4 setengah bulan.
Diatanya oleh para wartawan mengenai lambatnya input data di Pusat tabulasi data, anggota KPU menjelaskan ini semua akibat banyaknya kertas Form suara elektronik yang masuk ke KPU dari setiap provinsi tidak bisa dibaca, karena banyak yang di photocopy dan hasilnya tidak presisi dengan alat scanner KPU. Apalagi setiap hari ada aja para hacker atau pertas yang iseng ingin mengotak atik data KPU, ditambah server yang sering time out, apalagi pada hari selasa tanggal 14 april server KPU macet sekitar 7 setengah jam.
Bagi masyarakat atau pemilih hal ini tidak menjadi masalah, karena mereka telah melaksanakan kewajiban mereka dengan memilih pada 9 April lalu, tetapi ini menjadi masalah bagi para elit politik, pimpinan partai dan terutama bagi para caleg, ini karena mereka tidak secara cepat dapat mengetahui perolehan suara mereke pada pemilu kali ini.
Terlepas dari semua masalah atau hambatan yang dihadapi KPU, kita sangat prihatin sekali karena pemilu kali ini akan ada banyak sekali persepsi atau pendapat, apakah pemilu ini telah didesain untuk dibuat seperti itu. Masyarakat akan mempunyai pandangan pemilu tahun 2009 kurang transparant dan akuntable dikarenakan mulai dari masalah daftar pemilu tetap yang katanya amburadul, banyaknya data pemilu fiktif, anak yang dibawah umur, pengelembungan suara dan masih banyak lagi pelanggaran yang terjadi yang menurut para petinggi partai bahwa pemilu tahun 2009 ini merupakan pemilu terburuk sepanjang era reformasi.
Menurut mantan anggota KPU tahun 2004 yaitu, ibu Chusnul Mariyah KPU tahun 2009 terlalu mengangap remeh dalam bidang IT dan tidak ada koordinasi diantara anggota KPU mengenai masalah IT, yaitu siapa yang bertanggungjawab penuh, malahan setelah anggota KPU tahun 2009 dilantik salah seorang dari anggota KPU langsung mengumbar janji di televise nasional bahwa IT nya KPU tahun ini akan semakin bagus dari tahun 2004 tapi apa yang terjadi diluar dugaan kita semua.
Pemilu tahun 2009 KPU telah mengeluarkan anggaran yang besar sekali dalam menyelenggarakan Pemilu, yang mana harapan semua orang akan lebih baik dari tahun 2004. pemilu tahun 2004 KPU telah mendistribusikan 8005 Komputer ke 4167 desa, 440 kabupaten dan 32 propinsi dan telah memasang 185 telepon satelit ditempat yang belum ada jaringan telepon, ini semua kalau diperbaiki dan ditingkatkasn seharusnya jauh lebih baik lagi dari tahun lalu,tapi apa yang kita dapatkan jauh dari harapan kita.
Coba kita bangdingkan dengan pemilu tahun 2004 yang lalu data yang terinput di pusat tabulasi nasional setelah pemilu sebanyak 93 juta suara atau sekitar 83 % dari total suara nasional.
Kita sebagai anak bangsa sangat prihatin sekali dengan kejadian yang terjadi jaman sudah maju, dan IT kitapun ngak kalah dengan orang-orang di luar dari negeri kita tercinta ini, coba kita lihat pemilu Presiden di Amerika aja bisa menentukan Barrack Obama sebagai presiden hanya dalam waktu 2×24 jam, kenapa kita ngak bisa, apa ada yang salah dengan system pemilu kita yang katanya terdemokratis. Apakah perlu diperbaiki, kita seperti kemabali kejaman dulu atau lebih lambat seratus tahun dari amerika (karta Karni Ilyas )

Awas penipuan lagi

Jaman sekarang ini sudah banyak sekali para pelaku kejahatan yang melakukan aksinya kejahatannya, yang mana ini dilakukan dengan  berbagai macam model aksi, sekarang ini kejahatan sudah semakin beragam mulai dari pencurian melalui media online, pembiusan dengan memberikan minuman atau makanan, bahkan sekarang ini dengan tanpa sadar kita bisa memberikan apa yang kita miliki kepada orang lain akibat kita dalam pengaruh orang tersebut, seperti orang yang di hipnotis, apapun namanya setiap yang dapat merugikan kita sudah sebaiknya kita hati-hati.
Satu contoh dari penipuan itu adalah dengan memberitahukan kita bahwa kita akan mendapatkan ribuan dolar dengan alasan yang bermacam macam, melalui internet e-mail, bahkan metode yang terbaru tidak melalui ini saja tapi juga melalui komentar di blog kita.
Sebagai contoh seperti yang ada di blog saya ini (baca komentar), kalau kita membaca ini sangat mengiurkan karena orang yang membuat komentar ini sangat pandai dalam merayu para korbannya, bagi saya ini merupakan sales letter yang menarik dan mengiurkan. Kenapa saya anggap penipu, ini bisa kita lihat dari link yang diberikan, ini nama domain yang terlihat kelewatan ngawur.

Kejahatan yang sering menimpa kita jaman ini tidak lagi dalam bentuk kekerasan saja tapi bisa dengan cara-cara yang halus, diantaranya

Sms berhadiah, kita harus mengirimkan beberapa rupiah untuk pajak atau administrasi untuk kelancaran proses pengurusan hadiah, atau pelaku akan menggiring korban ke atm untuk mengecek hadiah dan kita akan mentrasnfer uang,
Telepon Kecelakaan, kita akan di telpon bahwa kerabat kita atau anak kita sedang mengalamim kecelakaan dan kita harus membayar biaya adminstrasi untuk operasi mendadak.
Kejahatan Hipnotis, dijalan kita akan di tanya tentang sesuatu tempat atau apapun yang mana kita akan melakukan percakapan dengan orang tersbut.
Penawaran barang, menawarkan barang yang mahal dengan harga yang miring sekali, bisa berupa jam tangan, emas, atau apapun yang bisa menarik perhatian kita.
Memberi bonus, kita akan didatangi dirumah dan kita disuruh menunjukan beberapa produk barang yang kita pakai, dan kita harus menunjukan KTP untuk ditulis sebagai laporan ke perusahaan, bisa dari berbagai merek yang terkenal, seperti batu baterai atau yang lainna. Kita akan digiring untuk membeli beberapa barang dengan harga setelah dipotong bonus kita.
Menawarkan minuman atau makanan, biasanya ini merupakan metode pembiusan

Mungkin ini dulu, bagi siapa yang punya tambahan informasi bisa dishare, agar kedepan kita tidak menjadi korban.