Minggu, 30 September 2012


BAHAYA OBAT NYAMUK


Buat pengetahuan seluruh keluarga nihh…. Dari si penulis
yang kerja di Baygon. Mudah2an artikel dibawah ini bisa
bermanfaat.. ……….
Agak ragu saya menulis artikel ini karena menyangkut
pekerjaan yang saya geluti. Tapi sebagai orang yang sedikit
banyak tahu saya merasa berdosa bila tidak menyampaikannya.
Silakan di forward bila perlu…
Seberapa sering anda memakai obat nyamuk? Apa mereknya? Apa
jenisnya? Ampuhkah? Berapa harganya?
Itulah pertanyaan yang sering mucul tentang obat nyamuk.
Tapi, berapa banyak yang bertanya: AMANKAH?
Saya harus bilang bahwa saat ini boleh dibilang tidak ada
satu pun obat nyamuk di Indonesia yang benar2 ampuh dan
AMAN.
Prinsip dasar yang harus dipahami semua orang ketika
menggunakan obat nyamuk adalah bahwa zat yang dipakai itu
RACUN, dan tidak ada racun yang benar2 aman.
Saya sedih melihat iklan2 di TV dan media lain yang
menyesatkan. Tahu iklan Baygon terbaru tentang Baygon biru
yang tidak bikin batuk or wanginya segar? Itu iklan yang
keterlaluan dan sangat menyesatkan, karena seolah2 dengan
menggunakan Baygon biru kita boleh tetap berada di ruangan
saat penyemprotan terjadi. Saya sudah protes Intern tapi
tidak serius ditanggapi.
Baygon mengandung 2 racun utama, yaitu Propoxur dan
transfluthrin. Propoxur adalah senyawa karbamat (senyawa
antaranya, MIC, pernah menewaskan ribuan orang dan
menyebabkan kerusakan syaraf ratusan ribu orang lainnya
dalam kasus Bhopal di India) yang telah dilarang
penggunaannya di luar negri karena diduga kuat sebagai zat
karsinogenik. Sedangkan transfluthrin relatif aman hingga
saat ini.
Saya pernah kerja di pabrik propoxur for more than 1.5
years so I know much about this. Saya juga pernah
“mabuk” propoxur karena menyentuhnya dengan
tangan yang sudah menggunakan sarung tangan… 7 hari panas
dingin gak keruan.
Kalau yang lain bagaimana? HIT yang promosinya sebagai obat
nyamuk ampuh dan murah memang benar, bahkan sedikit lebih
ampuh dari Baygon, tapi sangat berbahaya karena bukan hanya
menggunakan Propoxur, tapi juga DDVP atau dichlorvos—zat
turunan chlorine yang sejak puluhan tahun dilarang
penggunaannya di dunia. Murah tapi berbahaya. Pilih mana?
Sedangkan obat nyamuk lain seperti Baygon tutup hijau,
Vape, Raid dan Mortein memang non-propoxur dan non-DDVP,
tapi keampuhannya sangat diragukan. Mereka hanya efektif
melawan nyamuk Aedes, tapi berantakan saat melawan nyamuk
Culex sp (ini nyamuk malam yang sering gangguin kita).
Wangi pada obat nyamuk aerosol maupun semprot semestinya
justru menjadi indikasi bahwa kita tidak boleh berada di
ruangan tsb selama bau masih tercium, kurang lebih selama 1
jam…
Obat nyamuk tipe lain bagaimana? Sama saja.
Obat nyamuk bakar jelas menghasilkan asap dan racun, jenis
electrik pun tetap menghasilkan racun (HIT bahkan
menggunakan propoxur untuk obat nyamuk elektriknya) .
Penggunanaan obat nyamuk dengan cara dibakar atau dengan
listrik harus dalam ruangan dengan sirkulasi udara yang
baik, tidak boleh dalam ruangan tertutup karena racun dan
asap yang dihasilkan akan mengurangi proporsi kandungan
oksigen dalam ruangan.
Kalau reppelent atau penolak nyamuk seperti Autan, Sari
Puspa/Soffell, atau Lavender gimana? For your info:
Ketiganya mengandung racun bernama Diethyltoluamide atau
DEET. DEET ini sangat korosif, Autan tidak dapat disimpan
dalam wadah plastik PVC atau besi karena dalam hitungan
minggu akan mengikis lapisannya. Bayangkan bila itu kena
kulit kita?
Jadi, sekali lagi telah terjadi pembohongan publik lewat
iklan anti nyamuk yang lembut bagi kulit. Mana mungkin zat
yang jelas2 merusak kulit dapat merawat kulit. Bahkan
setelah ditambahi embel2 menggunakan Aloe Vera atau zat
pelembab lain, tetap saja berbahaya. Jangan gunakan pada
kulit yang sensitif atau anak di bawah usia 2 tahun.
Jadi, gimana? Back to nature, kalau malam pakai kelambu.
Kalau siang pakai tangan or raket listrik. Obat nyamuk
hanya digunakan bila gangguan memang sudah tak terkendali
atau melebihi batas toleransi dan GUNAKAN DENGAN CARA YANG
AMAN…
Jangan pernah berfikir racun itu aman… Beberapa memang
ampuh. Tapi tak ada yang benar2 aman… Pilihlah yang efek
racunnya paling kecil. Jika sekadar untuk mengendalikan
(bukan membasmi, sebab kalau nyamuk habis, maka selesai
pulalah pekerjaan orang2 seperti saya) nyamuk, maka pilihan
terbaik adalah Baygon Tutup hijau (racunnya transfluthrin
dan Cyfluthrin) Vape or Mortein.
Kalau perlu mengendalikan kecoa, maka Baygon selain tutup
hijau dan Mortein adalah pilihan terbaik.
Kalau obat nyamuk bakar sih hampir sama semua…
Obat nyamuk elektrik pilihannya ada pada Baygon or Vape.
Sedangkan lotion penolak nyamuk antara Sari Puspa or  Autan
(kandungan DEET 13 dan 12.5, sedangkan Lavender hingga 15).
Semuanya terserah anda ………..

MISKIN KOK BISA MEROKOK?

 Lembaga Penanggulangan Masalah Rokok
Saudara saudaraku kaum Muslimin ,
Akhir akhir ini saya melihat ummat ini sedang kebingungan tentang masalah rokok ini.
Namun saya juga melihat , mayoritas yang bingung itu adalah para perokok. Mereka lalu berusaha mencari pembenaran untuk sesuatu yang jelas jelas salah.
Mari kita berfikir jernih .
Hampir seluruh negara di dunia yang sebagian besarnya adalah non muslim telah “mengharamkan” rokok.
Mereka membuat aturan aturan yang ketat yang harus dipatuhi oleh Industri rokok.
Mereka juga membuat aturan yang mengharuskan peningkatan cukai rokok sehingga harga rokok sangat mahal dan tak terjangkau oleh mereka yang miskin.
Saudara saudaraku ,
Ada 70.000 literatur ilmiah telah membuktikan secara haqqul yakin keterkaitan rokok dengan sedikitnya 26 jenis penyakit berbahaya.
Belum lagi biaya yang dikeluarkan untuk membeli rokok.
Saat ini ada sekitar 70 juta perokok di Indonesia. Bila 80 persennya muslimin , berarti ada sekitar 56 juta muslimin perokok.
Bila mereka merokok rata rata satu bungkus saja seharga 5 ribu saja , maka uang yang kesedot ke kantong kantong taipan rokok itu minimal 250 Milyar perhari. Berarti dalam setahun , muslimin perokok ini membakar hampir seratus TRILYUN …
Padahal mayoritas perokok adalah orang miskin. Jadilah muslimin yang miskin semakin miskin dan para taipan industri rokok itu menjadi orang orang terkaya disini.
Saudara saudaraku kaum muslimin …
Bangunlah … Bangunlah dari tidur lelap yang panjang ini . Mengertilah bahwa para kuffar itu tidak mampu melawan kita secara fisik karena semangat jihad yang tertanam di dada kita . Itulah sebabnya mereka menggunakan cara cara ini untuk melemahkan , memiskinkan dan membodohkan ummat Islam.
Rokok itu candu . Semua orang di dunia merokok karena kecanduan .. titik … tidak ada sebab lain. Percayalah…
Saya pernah melihat dan mendengar langsung dari mulut seorang nelayan miskin yang merasa tak mampu menyekolahkan anaknya , yang mengatakan bahwa baginya , lebih baik anaknya berhenti sekolah daripada dia harus berhenti merokok.
Saya pernah tahu , banyak saudara saudara kita para tukang OJEK yang harus kehilangan pekerjaannya karena motornya ditarik oleh perusahaan leasing karena tak mampu bayar cicilan bulanan yang hanya sekitar 250 ribu rupiah , padahal biaya rokoknya sehari minimal 8 ribu rupiah.
Saya juga pernah melihat , sebagian saudara saudara kita yang kurang beruntung , tinggal di tempat tempat yang tidak layak huni , padahal biaya rokoknya perbulan tak kurang dari harga sewa sebuah rumah petak kontrakan yang layak.
Lihatlah ke arah para balita yang menderita busung lapar dan kurang gizi . Mayoritas mereka juga muslimin.
Masa depan mereka juga terancam karena batok kepala mereka tumbuh lebih besar daripada sel sel otaknya. Alasannya jelas , katanya bapaknya tidak mampu membeli susu , padahal rokok bapaknya sehari dua bungkus Dji Sam Soe.
Ini adalah LOST GENERATION saudaraku.
Adakah yang lebih absurd dari cara berpikir mereka yang terus ngeyel , mendebat , mencemooh dan mencibir saudaranya yang lain , yang menunjukkan kebenaran tentang nikotin , dan bahkan menuduh mereka ahli Bid’ah atau bermadzhab Wahabi ?
Allah yahdinaa wa iyyaakum.

Dari Rokok ke Jurang Narkoba

Seorang remaja bertubuh kurus duduk menunggu di emperan Puskesmas Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Heri, nama anak itu, adalah pecandu narkoba. Ia sedang menanti giliran untuk mendapatkan metadon, sejenis heroin sintetis yang dikonsumsi pengguna narkoba sebagai pengganti putaw (heroin).
Remaja berumur 16 tahun itu mengaku frustasi tak bisa lepas dari putaw. Berkali-kali ia keluar masuk panti rehabilitasi. Hasilnya, Heri tetap tergantung pada heroin. Sejak tiga bulan lalu Heri menjalani terapi metadon di puskesmas itu. Metadon yang dikonsumsi dengan cara diminum itu diharapkan bisa mengurangi dampak negatif akibat pemakaian putaw. ”Gue sudah pake ganja sejak kelas satu SMP. Kelas dua SMP mulai make putaw,” cerita Heri.
Anak kedua dari tiga bersaudara itu mengaku memulai pakai narkoba dari merokok. Sejak kelas lima SD ia sudah mulai mengenal asap tembakau. ”Dari ngrokok itu gue kenal narkoba. Udah pake (narkoba, red),nggak bisa lepas sampe sekarang,” tutur Heri yang hanya sempat menamatkan bangku SMP.
Eko (17 tahun) yang ditemui di tempat sama, juga mengaku mulai mengenal narkoba dari rokok. Sejak umur 10 tahun Eko menghisap asap tembakau. Ia mulai dari mencoba rokok milik ayahnya yang memang ‘ahli hisap’. ”Awalnya sih sembunyi-sembunyi. Tapi, waktu SMP saya sudah berani terang-terangan, ” tuturnya.
Setahun merasakan asap rokok, jiwa muda Eko ingin menikmati petualangan yang lebih ‘menantang’. Sampai suatu hari teman sekolahnya mengenalkan dengan ganja. Tak sampai dua bulan mencoba ganja, Eko kemudian dikenalkan dengan putaw, juga oleh temah sekolahnya. ”Sejak itu hidup saya jadi tak karuan. Tiap hari maunya nyari putaw. Semua berantakan, sekolah berantakan. Hidup saya hancur,” tuturnya remaja yang tak lagi sekolah ini.
Pecandu narkoba lainnya yang ditemui di tempat yang sama, juga mengakui mengenal narkoba dari merokok. Sampai saat ini mereka pun masih tak bisa lepas dari asap tembakau. ”Saya nggak sadar, seperti masuk jalan tol. Ngrokok dulu, trus nyimeng (menghisap ganja), lalu nyuntik (memakai putaw dengan jalan suntik). Ujungnya bisa kena AIDS, mati,” kata Lina pecandu lainnya sambil nyengir.
Banyak remaja seperti Heri, Eko, dan Lina yang tak menyadari dari awal, rokok bisa menjerumuskan mereka menjadi junkies (sebutan untuk pecandu narkoba, red). Memang perokok tak otomatis menjadi pecandu, namun menurut mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kartono Mohammad, penelitian para ahli sudah melihat kecenderungan ke arah itu.
Penelitian Universitas Columbia (2005-2007) mendapatkan hasil, remaja perokok 15 kali lebih besar kemungkinannya untuk memakai narkoba dibandingkan tidak mereka yang tidak merokok. ”Jadi merokok itu itu gerbang untuk jadi pecandu narkoba,” kata Kartono dalam seminar tentang bahaya rokok di Kwarnas Gerakan Pramuka Jakarta beberapa waktu lalu. Penelitian sebelumnya yang dilakukan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) pada tahun 2001, mendapati 60 persen pecandu narkoba memulai dengan merokok, lalu ganja. Penelitian itu dilakukan melalui wawancara dengan lebih dari 600 pecandu kronis.
Kartono menjelaskan, nikotin yang terkandung dalam rokok memicu reseptor adiktif di dalam otak. Makin banyak rokok dikonsumsi, membuat reseptor adiktif di otak makin banyak. Hal ini membuat ada perasaan kurang, dan ingin mengonsumsi lebih banyak. ”Akhirnya perokok akan mencoba bahan adiktif yang lebih kuat, yakni narkoba. Itulah yang menyebabkan banyak perokok yang kemudian memakai narkoba,” tuturnya.
Al Bachri Husin, Ketua Perhimpunan Dokter Seminat Adiksi Indonesia (PDASI) menambahkan, makin muda seseorang merokok makin mudah ia mengalami ketergantungan. ”Dampaknya akan makin susah untuk berhenti dari ketergantungan itu,” tutur Al Bachri yang juga psikiater itu.
Celakanya, kini anak muda yang menghisap rokok di Indonesia makin bertambah banyak. Data dari Global Youth Tobacco Survey WHO pada 2006 menyebutkan, tiga dari 10 pelajar SMP di Indonesia (30,9 persen) mulai merokok sebelum umur 10 tahun. Kini tak kurang dari 37,3 persen anak-anak usia 13 hingga 15 tahun sudah terpapar asap tembakau. Laju pertumbuhan remaja perokok di Indonesia diperkirakan mencapai 17,2 persen atau yang tercepat di dunia.
Sejalan dengan itu, jumlah pengguna narkoba juga makin membludak. Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkirakan pada tahun 2006 jumlah pemadat mencapai 3,6 juta orang. Kebanyakan mereka berusia 15-25 tahun. Masalah rokok dan narkoba makin berkelindan. Daya rusak rokok sudah diketahui secara luas dapat memicu kanker dan kematian. Tak kurang 5,4 juta orang mati karena rokok pada tahun 2006. Sedangkan narkoba, tidak hanya berdampak pada kesehatan, juga menimbulkan berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata dalam satu kesempatan menyatakan sebanyak 70 persen napi lembaga kemasyarakatan saat ini terkait dengan kasus narkoba. Narkoba, kini juga jadi penyumbang terbesar kasus HIV/AIDS.
Perlu keseriusan
Tingginya perokok di kalangan remaja, menurut Fuad Baraja dari Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3), karena mereka memang menjadi target promosi. Produsen rokok sangat berkepentingan untuk menggaet anak muda. Alasannya, pertama, produsen rokok perlu regenerasi perokok yang sudah mati. Kedua, dengan perokok yang masih muda, akan memperpanjang durasi pemakaian merokok. Terakhir, adalah soal loyalitas. ”Biasanya perokok akan loyal pada merek pertama yang dia hisap,” kata Fuad yang juga bintang sinetron.
Fuad juga menyoal gencarnya iklan rokok di televisi. Hingga kini tidak ada pengaturan mengenai tayangan iklan rokok di layar kaca. Pemutaran film anak-anak di TV dilakukan pada jam tayang iklan rokok. ”Di seluruh dunia, iklan rokok di TV hanya ada di Indonesia,” ungkap Fuad. Efek rokok tidak terjadi seketika. Inilah yang sering tidak disadari para remaja. Remaja menurut Fuad, tidak tahu bahwa merokok itu adalah perilaku berisiko yang bisa membawa mereka ke jurang narkoba.
Sayangnya, pemerintah seperti menganggap masalah ini ‘angin lalu. Pemerintah, tutur Fuad, tidak memberikan edukasi yang cukup tentang bahaya merokok. Hingga kini, pemerintah Indonesia juga menjadi satu-satunya negara di Asia yang tidak meratifikasi Konvensi Kerangka Pengawasan Tembakau (Framework Convention Tobacco Control atau FCTC).
Inti dari dari konvensi FCTC adalah mengatur sistem secara berkala untuk menurunkan kadar nikotin dalam rokok. Caranya dengan menaikkan cukai rokok dan membatasi area bebas rokok. Dengan cara ini diharapkan populasi konsumen rokok akan terpangkas. ”Pemerintah hanya menganggap rokok itu sumber devisa, bukan bencana,” cetus Fuad mengeritik.
Al Bachri yang juga mengelola pusat rehabilitasi pecandu narkoba, mengusulkan agar pengetahuan mengenai bahaya merokok diberikan kepada remaja melalui sekolah. Selama ini para remaja tidak cukup mendapat informasi mengenai bahaya merokok. ”Berikan pendidikan tentang bahaya merokok secara jelas dengan bukti-bukti akibatnya. Jangan menakut-nakuti, ” sarannya.
Fuad menambahkan cara terbaik untuk menghindarkan konsumsi rokok adalah tidak memulainya. Dalam hal itu peran orang tua, guru, dan artis yang menjadi biasanya menjadi panutan remaja, sangat besar. Ia menyarankan agar mereka tidak merokok di depan anak-anak. ”Usahakan berhenti, kalau tidak bisa, minimal jangan merokok di depan anak-anak.”
Kartono mengingatkan, masalah rokok di kalangan remaja Indonesia menjadi ancaman sangat serius di masa mendatang. Semua pihak menurutnya harus bekerja sama mengatasi masalah ini. ”Jika kita tidak serius mengatasinya, dua puluh tahun mendatang generasi kita akan menjadi generasi yang terendah di dunia. Bangsa kita akan jadi bangsa yang dikendalikan bangsa lain,” kata Kartono memperingatkan. sbt


BELANDA, PERTAHANAN TERAKHIR PEROKOK DI EROPA

Den Haag – Belanda sejak lama dikenal sebagai negeri penuh kebebasan, termasuk kebebasan bagi perokok. Namun, mulai 1 Juli 2008 nanti, Belanda mengetatkan aturan bagi perokok.
Negeri yang pernah menjajah Indonesia selama 350 tahun itu akan mengikuti langkah rekan-rekan Eropanya yang lain, melarang merokok di kafe dan restoran. Pertahanan terakhir perokok di Eropa ini akhirnya jebol.
Seperti dilansir AFP, Minggu (29/6/2008), terjadi pro-kontra mengenai pemberlakuan aturan baru ini. Masing-masing kubu mengajukan statistik dan argumentasi memperkuat pendapatnya.
Biro penelitian kesehatan Belanda, Nivel, menemukan pelarangan merokok di kafe dan restoran ini akan mendatangkan pelanggan baru sebanyak 800 ribu, yang merupakan pengidap asma dan bukan perokok.
“18 Persen bilang mereka akan mengunjungi kafe agak teratur, 20 persen bilang akan mengunjungi lebih sering. Hanya di bawah 45 persen yang mengatakan pelarangan tak akan membuat perubahan,” bunyi pernyataan Nivel.
Namun pemilik restoran dan bar tak percaya data itu. Bersekutu di bawah bendera “Selamatkan usaha hotel, restoran dan kafe kecil”, mereka berencana menggugat undang-undang baru itu. 1 Juli 2008 itu juga, mereka akan mendaftarkan gugatan.
“Pelarangan merokok adalah pelanggaran atas budaya masyarakat,” kata kelompok tersebut di situsnya.
Kelompok ini mengutip penurunan penjualan sebesar 10 persen restoran dan kafe di Bandara Schipol, Amsterdam, yang telah memberlakukan pelarangan merokok sejak 1 Januari.
Pendukung lobi merokok menyebut undang-undang baru ini sebagai “Tidak-Belanda” dan patriarkis. Seharusnya, bisnis restoran dan kafe memperlakukan semua pelanggan, perokok dan bukan perokok, dengan sama baiknya.
“Pemilik bisnis kafe dan restoran harusnya bisa memutuskan siapa yang mereka bolehkan masuk ke dalam wilayah milik mereka,” kata kelompok lobi itu.
Penentangan juga dilakukan berbagai aktivis libertarian. Mereka menggelar aksi dan pada Senin nanti akan membagi-bagikan rokok dan cerutu secara gratis.
Statistik menyatakan, perokok di Belanda turun 100 ribu orang sejak 2000, atau tinggal kurang dari seperempat populasi Belanda yang masih merokok.
Banyak negara di Eropa telah memberlakukan larangan merokok di tempat-tempat umum. Berikut beberapa bentuk larangan merokok di negara-negara Eropa lainnya:
- Inggris: Merokok dilarang di tempat umum dan tempat kerja sejak 1 Juli 2007, beberapa bulan setelah Wales dan Irlandia Utara memberlakukan hal yang sama.
- Denmark: Merupakan negara Skandinavia terakhir yang melarang merokok. Pada Agustus 2007, Denmark melarang tembakau di bar, kafe dan restoran yang luasnya lebih dari 100 meter persegi.
- Prancis: Negara ini memulai 2008 dengan melarang merokok di kafe, restoran, dan bar. Perokok yang melanggar ini didenda 450 euro, sementara si pemilik bisnis didenda sampai dengan 750 euro.
Jerman: 1 Januari 2008, Jerman melarang merokok di bar dan restoran.
Yunani: Negeri dengan rata-rata perokok tertinggi di Eropa (45 persen orang dewasa), merupakan yang pertama di Eropa melarang merokok di tempat umum pada 2002.
- Irlandia: Aksinya melarang merokok di pub pada Maret 2004 membuat efek domino ke seluruh penjuru Eropa.
- Italia: Sejak Januari 2005, orang Italia terpaksa menikmati espresso dan cappucino tanpa rokok di kafe, restoran dan tempat umum lainnya.
- Norwegia: Beberapa bulan setelah Irlandia bebas rokok, Norwegia mengikutinya dengan melarang merokok di bar, restoran dan di tempat kerja hanya bisa merokok di tempat khusus. Aturan ini berlaku mulai 1 Juni 2004.
- Portugal: Juni 2007, Portugal memberlakukan larangan merokok yang mirip Prancis. Berlaku mulai 1 Januari 2008, larangan ini memberikan kesempatan pada bar yang kurang dari 100 meter persegi luasnya untuk memilih.
- Spanyol: Penjualan rokok menurun setahun setelah larangan merokok di tempat kerja berlaku pada 1 Januari 2005.
- Turki: Mei 2008 ini, larangan merokok di tempat umum berlaku efektif.
- Malta, Swedia, Latvia, Lithuania, Estonia, Belgia and Islandia juga telah mengadopsi undang-undang anti-tembakau namun fokusnya pelarangan di tempat kerja. 

PENIPU DAN PEMBOHONGGGG

Hari ini tepat dengan munculnya bulan yang belum genap purnama. Dimulai dengan terjadinya suatu kejadian dimana para murid di padepokan yang mana dikatakan mempunyai ilmu kanuragan yang mumpuni telah mendapatkan banyak pengalaman dalam berbagai macam seni bela diri. Karena satu dan lain hal untuk hari ini ada satu guru yang tidak mengajar, menurut riwayat dia lagi semedi alias bertapa disarangnya. Maka para murid sengang dan bahagia karena tidak mendapat tugas, karena biasanya para murid dibebani dengan pekerjaan yang berat,, biasa di Padepokan.
Dengan diiringi wajah yang berwibawa tiba saatnya datanglah mahaguru (untuk selanjutnya disebut MH) yang mana ini menurut para murid, beliau sangat disegani dan banyak yang takut kepadanya, dengar-dengar MH ini mempunyai ilmu kanuragan yang sangat tinggi. MH hanya beralaskan sepatu dan diriiringi sebuah tongkat ajaib konon katanya suaranya seperti suara halilintar di subuh menjalang pagi hari. MH pun mencokot seorang murid yang lagi keluar dari padepokan biasa lagi nyari minuman di kedai yang tidak jauh dari padepokan kira kira 3 meter. Maka terjadilah sebuah pertaruhan ilmu antara MH dan Muridnya… beginilah akhir ceritanya
Berhubung yang nulis ini ada disitu cepat-cepat pasang telinga dan pasang MP3 Player (mboh ngak paham apa itu) untuk mengcopy paste…
Untuk lebih jelas beginilah jalan ceritanya eh salah Dialognya
MH : kenapa saudara yang terhormat tidak menuntut ilmu
Mrd : maaf yang dipertuan agung untuk hari ini kita diliburkan
MH : oh !!!! gitu. Ehh tapi tunggu dulu kenapa yang lain masih tetap belajar???
MRd : oh yang mulia itu bukan belajar tapi membaca buku bacaan
MH : kalau gitu ngak apa-apa… ehhh tapi tunggu dulu kenapa yang dibaca sama semuanya…
Mrd : yaaaaaaaaaaaa. Karena sepakat aja guru.
MH : bagussss. Mudah-mudahan kalian semua bisa lulus dengan nilai yang bagus
Suatu hari abunawas kedapatan memanjat tembok untuk memetik sayuran didalamnya. Tapi alangkah baik nasibnya ternyata pak abunawas bersua dan berjumpa ria dengan yang empunya kebun, terjadilah dialog diantara keduanya.
Pak Kebun : Kenapa wahai saudara anda memasuki tempat saya ini
Abunawas : Ampun pak saya ini tertiup dibawah angin
Pak Kebun : Ohh !!! gitu. Tapi mengapa anda memegang sayuranku
Abunawas : Oh iya. Sory ini karena anginnya kencang dan saya memegang batang sayuran ini agar tidak terbang
Pak Kebun : Ohh !!! gitu. Eh tapi mengapa dimasukan dalam karung
Abunawas : Diam Seribu Bahasa
Cerita diatas memang banyak yang bisa kita ambil hikmahnya, bahwa pertama kita berbohong maka kita akan berbohong untuk kedua, ketiga, keempat…. Dannn seterusnya

PENIPU DAN PEMBOHONGGG 2

tepat pada minggu tanggal 31 mei 2008, saya lagi nyantai depan tv pas sekitar jam 3 sore, ada berita telusur dari salah satu stasiun TV. yang isinya ternyata untuk mendapatkan sebotol besar gas elpiji, harus antri dan stoknya terbatas. menurut yang buat gas bahwa kilang gas (dimana tuh kurang jelas) lagi error, yang menjadi saya terkejut bukan karena langkahnya yang namanya gas tapi ternyata isi dari setiap botol yang berisi 12 gk itu dikurangi isinya. alamak !!!! alangkah terkejut dengan berita seperti itu, apakah ini benar-benar terjadi. angin gas bisa dikurangi.
Untuk bisa mengurangi isi botol kita tinggal menuangkannya atau dicampur dengan cairan lain, tapi yang menjadi aneh bagi saya itu adalah : “kok angin gas bisa dikurangi dipindah dari tabung ke tabung”, berarti masyarakat kita sekarang ini sudah pada pintar alias jenius sekali. pertanyaannya apakah kepintaran untuk menguntungkan diri sendiri termasuk sebuah usaha untuk bisa bertahan dijaman yang serba susah ini?. pertanyaan ini bisa dijawab tergantung situasi dan kondisi ataupun sebaliknya.
untuk itu sebagai orang yang lihat acaranya juga saya berkewajiban untuk memintarkan diri saya sendiri, syukur-2 orang lain yaitu dengan cara teliti sebelum membeli. ini kata-kata klasik dalam bisnis tukar menukar barang. untuk kita lebih hati-hati agar terhindar dari kata-kata orang Betawi “Enak di Loe ngak Enak di Gua”
Pertama : 
itunglah berat tabung + berat gas ditabung maka jumlahnya berapa
contoh : tabung gas 12 kg biasanya tabung kosongnya 15.1 Kg. berarti kalau dijumlah 15.1+12=27.1 kg. kurang dari itu mikir sendiri
Kedua :teliti segel (warna, kasar/apa halus, ada tulisan ngak) bandingkan dengan sebelum-sebulumnya.
Ketiga :
Biasakan menanyakan berat seluruh tabung bila perlu langsung di timbang jangan malu bertanya “Malu bertanya jalan-jalan dijalan”
mudah-mudahan kita juga bisa pintar agar jangan mudah-mudah dibingungkannnn.

Andai Aku Menyadarinya dari dulu…

Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf,dia selalu berkata, “Tidak apa-apa, besok kan bisa.” Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja.
Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah
sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, “Tidak apa-apa, besok kan bisa.”
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi.
Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.
Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek yang sangat cantik dan baik. Cewek ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.
Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, “Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka.” Ini tidak terlalu mengganggu Dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar.Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.
Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.
Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya
kesempatan untuk mengatakan pada istrinya “Aku cinta kamu”, tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, “Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya. ” Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.
Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata “Aku cintakamu”, istrinya telah meninggal dunia. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang
menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand,dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah Jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya.Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang Tidak pernah dia rasakan sebelumnya.
Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata
kepadanya, “Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu….” Kemudian
perlahan ia menghembuskan napas terakhir,
Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.
============ ========= ========= =========
Apa yang saya ingin coba katakan pada kita semua,
waktu itu nggak pernah berhenti.
Kita terus maju dan maju, sebelum benar-benar menyadari,
kita ernyata telah maju terlalu jauh.
Jika kita spernah bertengkar, segera berbaikanlah!
Jika kita semua merasa ingin mendengar suara teman kita ,
jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.
Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kita merasa ,
kita ingin bilang sama seseorang bahwa kita sayang dan cinta dia, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kita terus pikir bahwa kita lain hari baru akan memberitahu dia, hari ini tidak pernah akan datang.
Jika kita selalu pikir bahwa besok akan datang, maka “besok” akan pergi begitu cepatnya hingga baru sadar bahwa waktu telah meninggalkanmu.
Jangan tunda kirim email ini ke sahabat-sahabat kita semuanyaaa…..
Atau…. masih ada hari esok…….